Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

PERBANYAKAN JAMUR TRICHODERMA SP SECARA SEDERHANA

Admin Bidang
Artikel
18 Agustus 2021 00:00:00

Image Berita


Beberapa waktu lalu petani lada dan vanili di wilayah Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap mengeluhkan sebagian besar tanamannya mengalami busuk daun dan batang.  BPP Kapanewon Kokap melalui POPT perkebunan segera menindaklanjuti laporan dari kelompok tani dengan mendatangi lokasi dan melakukan pengamatan.  Busuk pada batang maupun daun pada tanaman lada dan vanili ditengarai penyebabnya adalah jamur/fusarium.  Sarimin, SST selaku POPT berinisiatif membuat agens hayati Trichoderma sp untuk mengendalikan serangan jamur pada tanaman vanili dan lada.  Kegiatan tersebut dilakukan di kelompok Tani Nuju Mulyo, Dusun Sangon II, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap.

Jamur fusarium sampai saat ini belum bisa dikendalikan secara efektif dengan bahan aktif fungisida apapun.  Namun dengan menggunakan agens hayati Trichiderma perkembangbiakan dan penyebarannya dapat dihambat.  Selain sebagai salah satu Agens Hayati yang dapat diandalkan untuk mengendalikan OPT sekaligus untuk meningkatkan produktifitas tanaman.  Spesies cendawan ini merupakan satu jenis jamur patogenik atau dapat membunuh jamur lain.  Cara kerjanya adalah spora Trichoderma menempel pada badan jamur lain kemudian membentuk hifa (benang spora) yang akan mengikat dan menggulung jamur lain hingga jamur tersebut mati.

Berikut alat, bahan dan cara mengembangbiakkan Trichoderma sp secara sederhana :

Alat :

- Soblok/pengukus

- Tungku/kompor

- Enthong

- Ember

- Tambir/tampah/baki

- Plastik lembaran

- Bulu ayam / lidi

  1. Bahan:

- Bibit Trichoderma sp

- Jagung giling

- Air bersih

- Gula pasir

- Alkohol

CARA PERBANYAKAN

  1. Jagung dicuci bersih lalu tiriskan
  2. Sterilisasi media dengan cara mengukus media dalam soblok selama 1 jam (dihitung sejak air mendidih)
  3. Angkat jagung giling tersebut lalu tuang diatas plastik lembaran. Buatlah lapisan setebal 3 cm sebagaimana menjemur gabah.
  4. Tunggu beberapa saat hingga jagung giling tersebut benar-benar dingin.
  5. Siapkan starter / bibit Trichoderma sp dari tabung reaksi dan diberi air secukupnya. Keluarkan spora Trichoderma sp dengan bulu ayam / lidi yang telah disteril lalu dibuat suspensi/larutan dengan menambahkan air sesuai kebutuhan. Untuk setiap 10 kg bahan/media diberikan starter Trichoderma sp sebanyak 2 tabung reaksi.
  6. Media diberi bibit Trichoderma sp dengan dipercikkan lewat tangan hingga rata lalu diaduk sampai campuran jagung giling dan starter benar-benar merata.
  7. Media dikemas dalam kantong plastik dengan diisi kurang lebih 100 gram
  8. Media jagung yang dikemas dalam kantong plastuk tetap dibiarkan terbuka sampai proses selesai
  9. Setelah satu minggu media sudah terlihat berwarna kehijauan, artinya proses perbanyakan jamur Trichoderma sp sudah selesai dan dapat diaplikasikan.

Penulis :  Yeri Dwihastuti A.W, S.P.

BPP Kapanewon Kokap

edt.@ziz

Source: BPP Kokap

WhatsApp Chat