BPP Kalibawang bersama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) hari jumat 16 november 2018 melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan menggunakan pengendali bioprotectan yang bersifat ramah lingkungan. Bioprotectan mempunyai keuntungan ramah lingkungan dan tidak menimbulkan residu pestisida. Kandungan dari bioprotectan yang digunakan tersebut adalah ekstrak dari minyak cengkeh yang bisa mengendalikan sejenis kutu dan ulat.
Berdasarkan hasil pengamatan sebelum dilakukan pengendalian ditemukan populasi ulat grayak 0.3 ekor / 10 rumpun.
Gerdal dihadiri oleh BPTP, Koordinator BPP, POPT dan anggota kelompok tani ngudi santoso sejumlah 30 orang. (Dinna& Mono)