Gulma Bayeman, begitu petani sering menyebut tumbuhan ini. Tumbuhan ini mempunyai nama latin Ludwigia perennis L. dan mempunyai nama lain gracilis Miq .: L. leucorrhiza Bl .: L. lythroides Bl .; L. parviflora Roxb.


DESKRIPSI:
Tumbuhan herbal tegak, sering bercabang banyak dengan tinggi 10 – 75 cm, cabang-cabang yang lebih rendah (bawah) sebagian bersujud. Batang bersudut, seringkali sangat keunguan. Gundul (tidak berbulu), atau pada sudut berbulu halus, bagian dasar sering dengan lapisan atau aerenchyma. Daun utuh, tersebar, sederhana, beruas-ruas, lonjong, lanset atau linier-lanset, gundul atau di bawahnya sedikit berbulu, 1,5-12,5 x 0,2-3 cm, pangkal sangat lancip, puncak lancip hingga tumpul; tangkai daun 4-20 mm. Bunga biseksual, aktinomorfik, aksila, soliter atau bergerigi, atau dalam ras berdaun pendek, 4(-5)-merous; tabung kelopak tidak menonjol di atas ovarium, sub-silinder, berusuk, berbulu pendek atau gundul, panjang 4-8 mm, berwarna merah mencolok; lobus 4, bulat telur, runcing, panjang 2-3,5 mm, subpersisten; kelopak 4, kuning cerah, bulat telur sampai lonjong sampai bulat telur, tumpul, panjang 2,5-5 mm, Benang sari 4(-5), bebas; filamen kuning, kepala sari bersel 2. Ovarium di bagian bawah, bersel 4-5, berovulasi banyak; bakal biji bersebelahan dan di atas satu sama lain, biasanya berwarna merah. Gaya sedikit lebih pendek dari benang sari, tebal, berbentuk klub apikal. Kapsul subsilindris. Tumpul 4-sudut, diameter 7-20 mm x 2,5-3 mm, jatuh terpisah tidak teratur, pelepah dari karpel tetap, Biji ellipsoid, awalnya merah, akhirnya coklat; raphe sangat sempit, tidak jelas,


ASAL :
Tidak diketahui,
DISTRIBUSI :
Di Indonesia sejauh yang diketahui di : Sumatera, Jawa, Sulawesi.
EKOLOGI :
Terutama di dataran rendah yang panas di tempat yang cerah dan lembab, di sepanjang parit. Hingga ketinggian 350 m dpl. Bunga sepanjang tahun. Sawah tadah hujan beririgasi dataran rendah.
PROPAGASI DAN PENYEBARAN:
Biji, mengandung air.
PENTINGNYA PERTANIAN :
Merupakan rumput liar yang tidak terlalu penting (Gulma)
Disadur Oleh :
Lihanto, SST. (UPT Penyuluhan Pertanian)