Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

Evaluasi Program BPNT Tahun 2021

Admin Bidang
Berita
09 Februari 2022 00:00:00

Image Berita


Senin, 07 Februari 2022 dilaksanakan Evaluasi Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang berlokasi di KWT Cempaka, Kampung Soember Loempang, Kanoman I, Banjararum, Kalibawang, Kulon Progo. Kegiatan evaluasi dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Ir. Trenggono Trimulyo, MT.; Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Agus Sudarmadi, SST., M.PSSp.; dan Kepala Bidang Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan, Wazan Mudzakir, STP., MPA.; beserta ketua Forum KWT tingkat Kapanewon se-Kabupaten Kulon Progo.

Pada tahun 2022 program BPNT di Kabupaten Kulon Progo masih tetap dilaksanakan dengan tetap berprinsip melindungi produk lokal melalui semangat “Bela Beli Kulon Progo”. Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kulon Progo selaku pelaksana Program BPNT akan tetap bekerja sama dengan OPD mitra khususnya dalam pembinaan dan pengawasan kepada penyedia/suplayer bahan pangan yang akan disalurkan kepada KPM (Kelompok Penerima manfaat). Namun, pada tahun 2022 terdapat sedikit perubahan dari segi pelayanan dan penyediaan produk bahan pangan bagi KPM. Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai suplayer sayur dan buah diharapkan dapat menyediakan sayur dan buah dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, begitu pula dengan suplayer beras maupun suplayer bahan pangan lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Pembuatan Eco Enzyme oleh tim Relawan Eco Enzyme Nusantara Kabupaten Kulon Progo, yang diketuai oleh Ibu Atiek Mariati. Eco enzyme merupakan cairan dengan segudang manfaat yang dihasilkan dari proses fermentasi sampah organik rumah tangga seperti sisa kulit buah dan sayuran yang dapat diaplikasikan untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, atau untuk peternakan. Pembuatan eco enzyme sebagai upaya pengolahan sampah rumah tangga secara sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat di rumah masing-masing. Diharapkan dengan diadakan sosialisasi pembuatan Eco Enzyme ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya KWT dalam memanfaatkan limbah hasil pertanaman di pekarangan menjadi suatu produk yang bermanfaat (Ida Fitria, Bidang Pangluh).

Source: Bidang Pangan dan Penyuluhan

WhatsApp Chat