Home Publikasi Berita Detail Berita

Detail Berita

BUDIDAYA KORO BENGUK

Admin Bidang
Artikel
20 Juni 2022 00:00:00

Image Berita


Tanaman koro benguk sudah banyak dikenal masyarakat, bisa ditanam secara monokultur atau tumpangsari. Ditanam pada awal musim hujan,sedangkan didaerah lahan kering biasanya ditanam pada musim tanam III untuk memanfaatakan lahan bero.Tanaman ini dapat tumbuh baik di lahan kurang subur atau dilahan kritis. Budidaya benguk ini sudah dilakukan oleh petani diantaranya di  kelompok tani Ngudi Rahayu ,Bendo , Ngentakrejo dan kelompok tani Lumintu ,Botokan , Jatirejo  Lendah, Kulon Progo, dengan menanam dilahan sawah tadah hujan, ada juga yang menanam di lahan tegal  salah satunya di kelompok Sido rukun Jurug Sidorejo Lendah.

Persiapan benih

  • Menggunakan benih yang baik berasal dari biji yang sudah tua(masak dipohon)
  • Memilih benih yang utuh dan bentuknya normal ( ukuran sedang)

Pengolahan tanah

  • Pengolahan tanah dilakukan untuk menggemburkan tanah, penanaman lebih mudah.
  • Untuk daerah yang miring tidak dilakukan pengolahan tanah, supaya kalau turun hujan tidak terjadi erosi.

Penanaman

  • Penanaman koro benguk dapat dilakukan secara monokultur ataupun tumpangsari. Varietas putih lebih cocok ditanam tumpangsari karena tumbuhnya tegak tidak menjalar.Sedangkan secara monokultur bisa memilih varietas blirik,putih kusam dengan sifat menjalar dan memanjat.

Cara tanam

  • Sebelum ditanam biji direndam dalam air kurang lebih 12 jam kemudian ditiriskan.
  • Untuk tanah yang diolah ditanam dengan cara ditugal 2-3 biji per lubang,sedangkan tanah yang tidak diolah dengan cara dikoak 2-3 biji per lubang.

 

Pemupukan I

  • Umur tanaman 1 bulan dipupuk dengan SP36 dengan dosis 25kg/ha , pupuk organik 1 ton ha.

Pemupukan II

  • Pemupukan dengan dosis  25 kg urea  + 50 kg TSP + 50 kg KCL/ha. Pemupukan ini dilakukan pada umur tanaman 5  HST, dengan cara diletakan dalam larikan antar baris tanaman.

Penyiangan

  • Umur 1-1,5 bulan dilakukan penyiangan

Panen

  • Koro benguk dapat dipanen kira-kira umur 125 hari – 150 hari(varietas putih, blirik) tergantung varietas yang ditanam, ada juga tanaman koro benguk yang biasa di tanam di lahan tegal menghasilkan buah pada umur 9 – 12 bulan ( koro benguk jero/dalam)
  • Pemanenan secara bertahap sesuai kematangan biji
  • Koro benguk yang tua ,kulit polong berwarna kuning kecoklatan bila dipegang kaku atau keras.

Ditulis oleh :

Danang Herusena,SP. Penyuluh Pertanian Madya  BPP Kapanewon Lendah

Sumber :

  1. Anonim, November 2002, Agdex 149/20  ,LIPTAN BPTP Yogyakarta,Budidaya koro benguk

Brosur Penyuluhan Pertanian BPP Kapanewon Lendah

Source: BPP Lendah

WhatsApp Chat