Peresmian Kedai Cokelat Won.dis

(Kalibawang, 16 Februari 2021) Dalam rangka mengoptimalkan potensi tanaman Kakao di Desa Banjarharjo khususnya dan Kabupaten Kulon Progo pada umumnya, pada hari Jumat tanggal 12 Februari 2021 Bupati Kulon Progo didampingi ketua Dekranasda, staf ahli Bupati dan Kepala OPD terkait (Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian,  Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kebudayaan) serta Panewu Anom, Lurah Banjarharjo, Ketua KWT Pawon Gendis dan anggota KWT Pawon Gendis meresmikan pembukaan Kedai  Cokelat Won.dis  di dusun Salak Malang, Banjarharjo, Kalibawang.  Dalam laporannya ketua KWT Pawon Gendis sekaligus sebagai pemilik Kedai Cokelat Won.dis  Dwi Martuti Rahayu menyampaikan Kedai Cokelat Won.dis merupakan salah satu unit usaha KWT Pawon Gendis. Tujuan pembukaan Kedai  Cokelat Won.dis adalah dalam rangka pemanfaatan salah satu produk unggulan kulonprogo yaitu kakao sehingga dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani sekaligus  meningkatkan konsumsi cokelat di masyarakat yang masih rendah serta merupakan salah satu edukasi tentang cokelat terkait dengan cara mengkonsumsinya yang diaplikasikan ke dalam menu-menu kedai seperti minuman, kudapan dan camilan.

Bupati Kulon Progo memberikan apresiasi atas pendirian Kedai  Cokelat Won.dis, dimana pengelola berani membuka usaha yang berbeda dengan yang lain yaitu   menjamurnya usaha kedai kopi,  sehingga mempunyai daya tarik  dan kekhasan tersendiri.  Bupati juga memberikan apresiasi bahwa olahan cokelat sudah dibuat dengan berbagai macam rasa salah satu unggulannya adalah cokelat pegagan, dimana dulu pegagan merupakan tanaman yg tidak bermanfaat dan menjadi gulma sekarang sudah bisa diolah menjadi produk olahan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.  Berbagai upaya sudah dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pemberdayaan dan mengoptimalkan lahan salah satunya adalah pencanangan GEMPAR (Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan), sehingga diharapkan lahan pekarangan menjadi produktif dan bisa meningkatkan pendapatan petani.  Dalam kesempatan tersebut bupati menyerahkan  bantuan bibit kakao kepada KWT Pawon Gendis sebanyak 500 batang.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan menyampaikan bahwa tanaman kakao merupakan tanaman unggulan bidang perkebunan dengan luas lahan mencapai 3.400 Ha, pola pengembangan agribisnis dipolakan menjadi kawasan AgroEduwisata sehingga kawasan akan berfungsi sebagai kawasan pertanian yang dikelola dengan baik dari budidaya sampai pengolahan hasil dan pemasaran, sekaligus menjadi kawasan edukasi dan kawasan wisata sehingga akan memberikan nilai tambah yang besar bagi petani dan masyarakat sekitarnya.  (Sumber: Bidang Perkebunan).