BUPATI KULON PROGO “BOYONG DEWI SRI “ DARI BULAK PRONOSUTAN UBUD-e JOGJA

Bupati Kulon Progo Drs. H, Sutedjo, pada hari Kamis (7/1/2021) melaksanakan panen padi musim tanam I di bulak sawah Pronosutan Kalurahan Kembang Kapanewon Nanggulan  Kabupaten Kulon Progo. Pada kesempatan panen tersebut hadir antara lain :Ketua DPRD Kulon Progo, Kapolres Kulon Progo, Kodim (0731) Kulon Progo,Staff Ahli bupati, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, BPTP (Balibangtan ) DIY serta OPD yang lain .

Dari hasil ubinan yang dilaksanakan, diperoleh bahwa produktivitas padi di bulak sawah Pronosutan sebesar 8,36 ton /ha GKG ,dimana produktivitas ini lebih tinggi jika bandingkan dengan rata-rata produktivita kabupatennyang baru sekitar 6,5 ton /hektar GKG.

Pada acara wiwit tersebut Bupati Kulon Progo Drs .H. Sutedjo mengucapkan selamat kepada para petani di bulak sawah Pronosutan Kalurahan Kembang Kapanewon Nanggulan yang telah berhasil memetik jerih payahnya melalui panen padi yang melimpah hari ini. Dan patut kita apresiasi bersama, karena telah memberi kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan produksi padi dan penyediaan pangan di kabupaten Kulon Progo, yang setiap tahun terdapat surplus beras rata-rata 30.000 – 45.000 ton.

Selain itu , Bupati Kulon Progo juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Kulon Progo telah dikembangkan Pertanian Organik yaitu sistem budidaya pertanian yang berorientasi pada pemanfaatan bahan-bahan alami lokal tanpa menggunakan bahan kimia sintesis. Rintisan pertanian organik ini dilaksanakan di Kalurahan Jatisarono Kapanewon Nanggulan dan 3 kelompok tani yang sudah mendapatkan sertifikasi organik dari Lembaga Sertifikasi Organik (LSO) LeSOS, Mojokerto, Jawa Timur seluas 23 ha dan Sertifikat Produk Dalam Negeri (PD) dari OKKPD-DIY. Ketiga kelompok tani tersebut yaitu KT Tegal Mulyo, KT Sri Jati dan KT Jatingarang Lor. Pada musim saat ini kelompok tani tersebut sudah siap menyalurkan beras organik ke konsumen dengan merk dagang Jatisarono Organik Sehat Sejahtera (JOSS)

Dalam rangka pelestarian Sumber Daya Genetik (SDG) dan keanekaragaman hayati local di Kulon Progo, pemerintah Kabupaten Kulon Progo telah melepas beberapa varietas local Kulon Progo sebagai varietas unggul nasional antara lain Kelapa Bojong Bulat, Durian Menoreh Kuning dan Jambon, Bawang Merah Srikayang. Dan juga telah mendaftarkan beberapa varietas tanaman baik tanaman pangan maupun hortikultura di Pusat Perlindungan Vaeritas Tanaman dan Perijinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian RI. Salah satunya adalah padi lokal Melati Menoreh (MENOR) yang memiliki karakter pulen dan wangi, dengan nomor pendaftaran 343/PVL/2017 dan rencana pelepasan sebagai varietas unggul nasional akan dilaksanakan pada tahun ini. (sumber: Ir. Tri Hidayatun).