AGROEDUWISATA BERBASIS KAMBING

Perkembangan produksi susu kambing di Kulon Progo dinilai tak sepesat pembibitan ternaknya. Untuk itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kulon Progo berharap peternak seriusi produksi susu kambing lantaran potensinya besar.

Pada Tahun 2020 ini  salah satu kelompok tani telah mendapatkan izin dari BPOM RI  dengan nama dagang : SUKAKU. Hal ini Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI nomor 27 Tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan. Kelompok tani yang telah memperoleh izin BPOM RI adalah Kelompok Tani Tambah Rejo, yang beralamat Gendu, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo dengan mendapatkan Izin Edar Pangan Olahan dengan Nomor  : BPOM RI MD 200812001175  pada jenis pangan Susu Kambing Pasteurisasi Rasa Coklat, dengan nama dagang : SUKAKU ( KLIK DISINI ), dengan kemasan botol plastik (200 ml). Adapun izin  edar olahan pangan ditetapkan pada tanggal 08 Desember 2020 dan berlaku sampai dengan sampai dengan 08 Desember 2025. 

Gambar : Kandang dan Ternak Kelompok Tani Tambah Rejo

Sebagai pendukung produksi Susu saat ini Populasi kambing di Kelompok Tani Tambah Rejo   berjumlah 123 ekor, dengan rincian kambing jantan  berjumlah 6 ekor , kambing betina 63 ekor . Kambing yang diperah sebanya 27 ekor menghasilkan susu segar 30 liter/hari.

Sumber : Bidang Peternakan

Edt. li@nt