KABUPATEN KULON PROGO MERAIH PERINGKAT TERTINGGI DALAM EVALUASI ASURANSI USAHA TANI PADI SE- DAERAH

(Wates, 7 Desember 2020) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertanian RI dengan penerbitan Peraturan Menteri Pertanian No 40 Tahun 2015 tentang Fasilitasi Asuransi Pertanian, mengamanatkan pemerintah untuk melindungi usaha tani dari resiko ketidakpastian sebagai akibat dampak negatif perubahan iklim, bencana lain serta hama dan penyakit.

Melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang bekerja sama dengan PT JASINDO, jaminan dapat diberikan terhadap kerugian akibat kerusakan tanaman yang disebabkan oleh banjir, kekeringan, serta serangan hama dan penyakit tanaman atau organisme tumbuhan (OPT). Premi yang dibayarkan seharusnya Rp.180.000,-, tetapi petani mendapat subsidi sebesar Rp. 144.000,- (80%) sehingga hanya membayar premi sebesar Rp.36.000,- (20%).

Kabupaten Kulon Progo mengakses program Asuransi Usaha Tani Padi sejak tahun 2015 sampai sekarang. Berdasarkan evaluasi dari PT Jasindo, Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pertanian dan Pangan mampu memberikan kontribusi terbesar dalam keikutsertaan AUTP. Berturut-turut dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020, realisasi Kabupaten Kulon Progo adalah 383,3 Ha, 3.349,2 Ha, 1.173,61 Ha, 816,6 Ha, 1.054 Ha dan terakhir di tahun 2020 sebesar   1.078 Ha. Berdasarkan realisasi tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo mendapatkan apresiasi dari PT Jasindo Yogyakarta yang disampaikan oleh Bapak Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY dan Kepala Cabang PT Jasindo Yogyakarta (sumber: Kirmi,S.TP)