KULON PROGO SIAP SAPU BERSIH SEMUA KATEGORI LOMBA PEMBANGUNAN PERTANIAN TINGKAT DIY

Pada hari Selasa tanggal 14 April 2020 bertempat di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo diadakan Verifikasi Lomba Pembangunan Pertanian oleh Tim BPSDMP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY melalui teleconference. Dalam Lomba tersebut Kontingen Kabupaten Kulon Progo mengikutsertakan semua kategori atau 5 kategori yang diperlombakan. Pada lomba Pembangunan Pertanian kali ini berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya yang selalu diadakan dengan verifikasi profil, paparan, diskusi dan tanya jawab serta peninjauan lapang. Untuk tahun ini verifikasi lapangan ditiadakan dan diganti dengan teleconference dikarenakan sedang mewabahnya virus Corona. Hal ini bukan menjadi penghalang pelaksanaan lomba.

Duta Lomba Pembangunan Pertanian dari Kabupaten Kulon Progo terdiri dari 1. Sudiro Petani dari Desa Garongan yang mewakili Kategori Petani Berprestasi, 2. Estu Giyana dari Sentolo yang mewakili Lomba Penyuluh Pertanian Swadaya Berprestasi, 3. Danang Herusena, SP yang mewakili lomba Penyuluh Pertanian Teladan, 4. Gapoktan Catur Legowo Temon yang mewakili kategori lomba Gapoktan Berprestasi, 5. KUB Tiwi Manunggal dari Kokap yang mewakili lomba Kelembagaan Ekonomi berprestasi dan 6. BPP Kapanewon Wates mewakili lomba BPP Berprestasi Tingkat DIY.

Estu Giyana (PP Swadaya Berprestasi)

Tim KEP (KUB Tiwi Manunggal, Kokap)

Gapoktan Catur Legowo Temon

Danang Herusena (Tengah) Penyuluh Pertanian Berprestasi

Teleconference Tim BPP Wates

Adapun tujuan diadakan lomba pembangunan pertanian adalah untuk memberikan motivasi dan meningkatkan kinerja petani, PP swadaya, Penyuluh Pertanian, gapoktan, KEP, dan BPP dalam mendukung pembangunan pertanian di pedesaan. Pelaksanaan kegiatan didahului dengan rapat koordinasi persiapan,  pendaftaran dan pengiriman profil peserta lomba, penilaian atau verifikasi dalam bentuk teleconference, rapat penentuan pemenang serta pemberian penghargaan bagi pemenang.Persyaratan terdiri dari persyaratan umum, khusus dan administrasi.

Dalam lomba pembangunan pertanian tahun ini Kabupaten Kulon Progo seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir. Muh Aris Nugroho, MMA tidaklah muluk-muluk. Target untuk tahun ini adalah menyapu bersih semua kategori yang diperlombakan, atau paling tidak mendapatkan nomor terkecil untuk setiap kategori. Hal ini bukanlah hal yang asing lagi bagi Kulon Progo mengingat pada lomba-lomba sebelumnya duta yang dikirimkan selalu mendapatkan gelar yang terbaik. Ini dapat dibuktikan dengan hanya duta dari Kulon Progo lah yang pada tahun 2019 dapat menembus juara di tingkat Nasional. Tentunya capaian tersebut tidak dapat terlepas dari individu maupun intitusi peserta lomba dan kerjasama serta pembinaan yang dilakukan terus-menerus oleh banyak komponen yang mendukung sehingga mencapai hasil maksimal mulai dari kerjasama dan pembinaan yang dilakukan oleh dusun, desa, poktan, gapoktan, kecamatan dan instansi pembina dari BPP, UPT dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo.

Lomba bukanlah target utama dari pembinaan kepada petani, namun yang paling pokok adalah proses penyuluhan tersebut dapat diterima oleh masyarakat tani di Kulon Progo yang pada akhirnya nanti peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo. Namun juara lomba merupakan barometer tercapainya atau suksesnya proses penyuluhan yang dilakukan oleh penyuluh kepada masyarakat tani. Untuk itu tidaklah mengherankan jika dalam lomba pembangunan pertanian selalu dikirimkan duta-duta terbaik yang merupakan cermin dari yang terbaik yang ada di Kulon Progo. Melihat profil dan paparan yang disampaikan oleh peserta dari Kulon Progo yang sudah cukup baik bukan hal yang tidak mungkin jika Kulon Progo dapat menyapu bersih semua kategori. Sehingga semua duta siap  dalam lomba tingkat Nasional jika nantinya dipilih mewakili DIY. (Sumber : Martono) edt.li@nt