TEMON IKUT MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN KULON PROGO

(Temon, 8 April 2020) di tengah wabah corona yang melanda di Indonesia dibutuhkan ketersediaan pangan bagi masyarakat pada umumnya agar terjadi kestabilan ekonomi dan keamanan. Musim tanam pertama tahun 2020 ini sudah mulai memasuki panen raya di wilayah Kapanewon Temon sehingga dengan adanya panen padi kebutuhan pangan bagi penduduk akan tercukupi sehingga memberi angin segar bagi Pemerintah Kulon Progo pada khususnya.  

Kelompok Tani Kartika Tani I di Kalurahan kalidengen Kapanewon Temon dengan luas lahan mencapai 24 hektar sudah mulai memungut padi di gabah setelah hampir 3 bulan menunggu hasil. Penerapan teknologi varietas unggul baru seperti varietas inpari 33, penggunaan sistem tanam jejer legowo 4:1 dengan jarak tanam 25 cm X 25 cm, penggunaan pupuk berimbang dan pemberian pupuk organik mampu meningkatkan hasil bagi produktivitas padi di wilayah kelompok. Hasil ubinan yang dilakukan olem Tim Penyuluh BPP Kapanewon Temon bersama POPT dan Kelompok Tani Kartika Tani menunjukkan hasil produktivitas padi di tingkat kelompok tani 80,32 Kuintal/Hektar GKP atau 69 kuntal /Hektar GKG, dengan petugas POPT Supomo, A.Md. dan Penyuluh Pertanian  Gunantoko.

Teknologi yang diterapkan angtara lain : legowo 4:1, pemupukan berimbang dan organik, panen sudah ada yang memakai combine harvester untuk mengurangi kehilangan hasil. Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan wajib bagi penduduk, ditambah lagi ditengah wabah endemic Covid-19 ini mutlak sangat diperlukan. Keberhasilan panen padi dengan penerapan teknologi yang dianjurkan penyuluh kepada petani melalui kelompok tani merupakan salah satu andil bagi petani dalam upaya mengatasi permasalahan yang menjadi wabah dunia. Dengan memberikan sumbangsih melalui panen ini diharapkan member kontribusi bagi Pemerintah dalam memberikan ketersediaan pangan bagi penduduk. (sumber : Imam Khumaini, SP BPP Kapanewon Temon)