PINDAH PASAR BURUNG

(Wates,2 Desember 2019) Dalam rangka penataan wilayah Kabupaten Kulon Progo dan upaya untuk membuat titik titik ekonomi baru, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo selalu berupaya menertibkan dan menata wilayahya, salah satunya adalah penataan pasar.  Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo melaksanakan pemindahan pasar burung lama yang berada di Wates ke pasar burung baru di kompleks pasar hewan terpadu Pengasih, pada hari Jumat tanggal 29 November 2019. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kulon Progo yang diwakili oleh Asisten perekonomian pembangunan dan sumber daya alam Sekertariat Daerah Kulon Progo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo, Ketua Asosiasi Burung Kulon Progo, Kepala Dinas Perdagangan Kulon Progo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Camat se Kabupaten Kulon Progo, Kepala Desa Pengasih, Kepala Desa Sendangsari, Kapolres Kulon Progo, Dandim Kulon Progo, Kepala UPT dan Pasar Hewan Kulon Progo, Kepala UPT Penyuluhan Kulon Progo, dan Para Pedagang Pasar Burung. Acara Boyongan diawali dengan pemasangan spanduk penutupan pasar burung lama dan dilanjutkan kirab dari pasar burung lama ke pasar burung baru dengan arak – arakan gerobak sapi dan mobil oleh pedagang pasar burung lama.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo Ir.Muh Aris Nugroho., MMA dalam sambutannya mengatakan pembangunan pasar hewan terpadu adalah program strategis Kulon Progo dalam rangka peningkatan perekonomian dan pengentasan kemiskinan. Selain pedagang burung sejumlah 69 orang, boyongan juga dilakukan pemindahan pedagang klitikan sejumlah 172 orang, pedagang ayam 72 orang, dan pedagang rumput 9 orang. Diharapkan pindahan pedagang pasar lama ke tempat baru, agar semua aktifitas perdagangan hewan dilakukan di pasar hewan terpadu ini pendapatan lebih meningkat dan lebih baik. Dengan kesadaran penuh dan sukarela pedagang pasar burung turut mendukung program pemerintah.

Sementara Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo, yang diwakilkan Asisten perekonomian pembangunan dan sumber daya alam Sekertariat Daerah Ir. Bambang Tri Budi Harsono, M.M. dalam sambutannya Pemkab Kulon Progo mulai menata dalam rangka perkembangan yang baru dengan adanya Bandara Internasional Yogyakarta, Bedah Menoreh, Pelabuhan Tanjung Adikarto, termasuk Wates Baru. “Sehingga perlu membuat titik – titik pertumbuhan ekonomi yang baru salah satunya pasar burung yang berada di Pasar Hewan Terpadu Pengasih,” Beliau menambahkan nantinya untuk pasar burung lama akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka hijau. Terkait pemindahan pasar burung ini, pemkab memindah tidak asal memindah saja namun sudah menyiapkan kondisi bangunan, kelengkapanya sekaligus infrastrukturnya serta akses transportasi juga sudah didukung dengan pelebaran jalan.

Pasar hewan terpadu dibangun tahun 2019 merupakan bangunan untuk pasar burung yang terdiri dari 36 unit kios serta dilengkapi tempat perlombaan burung dan tempat penjualan hewan sapi atau kambing. Nantinya pembangunan akan dilanjutkan pada 2020 untuk melengkapai prasarana, parkir, gapura pintu masuk dan lampu penerangan jalan. Harapan dari dinas terkait untuk pindahnya pasar lama ke baru agar terus dilakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui tempat atau lokasi baru pasar burung kemudian juga secara bertahap ditata dan dilakukan perbaikan pada sarana, infrastruktur dan lainnya.(rin/ww)

 

penutupan pasar burung lama