RASDA MENARIK MINAT DINAS TANAMAN PANGAN HPKP MAGETAN

Jum`at, 5 Juli 2019 08:06:09 - Oleh : Safitriani, SP (PMHP Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo)

Kapusluh Hadiri Seminar Regional Perhiptani dan KTNA DIY 2019 di Sleman

TEMU TEKNIS OPTIMALISASI LAHAN DENGAN "TURIMAN" DI BPP WATES

PEMBUKAAN PEDA KTNA DIY 2019

Kulon Progo Berjaya di "Lantip Trengginas" PEDA KTNA di Sleman

Kunjungan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kab. Magetan  

Wates, 3 Juli 2019. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo mendapat kunjungan dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Rombongan dipimpin langsung oleh Bapak Ir. Eddy Suseno selaku Kepala Dinas, Ibu Ir. Juni Pratiwi selaku Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Ibu Dwi Sri Lestari selaku Kepala Sub Bagian Keuangan. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bapak Ir. Muh. Aris Nugroho, MM selaku Kepala Dinas, Ibu Ir. Tri Hidayatun selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan, Ibu Ir. Ambar Utami R dari Bagian Administrasi Perekonomian dan Safitriani, S.P., M.P. selaku Pengawas Mutu Hasil Pertanian.

Kunjungan dimaksudkan untuk menggali informasi tentang kebijakan penanganan beras di Kabupaten Kulon Progo. Bapak Aris Nugroho menyampaikan bahwa di Kabupaten Kulon Progo terdapat kebijakan mengganti Raskin menjadi Rasda. Kebijakan ini dilaksanakan untuk mengangkat produk beras petani Kulon Progo, yaitu dengan cara Bulog wajib menggunakan beras dari petani Kulon Progo melalui Gapoktan untuk penyediaan beras bagi masyarakat miskin di Kabupaten Kulon Progo. Selain itu juga terdapat kebijakan untuk penyediaan beras bagi PNS se Kabupaten Kulon Progo, sehingga seluruh PNS di Kabupaten Kulon Progo wajib membeli beras petani melalui Gapoktan. Gapoktan Kulon Progo juga menjadi pemasok beras untuk BPNT, sedangkan telur disediakan oleh peternak yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Hal ini dilaksanakan untuk mendukung program kerja Bapak Bupati Kulon Progo yaitu Bela Beli Kulon Progo.

Selain itu, untuk mendukung pelaksanaan usaha peningkatan produksi dan pemasaran beras di Kabupaten Kulon Progo, diberikan beberapa bantuan melalui Gapoktan. Ibu Ir. Tri Hidayatun menyampaikan, beberapa bantuan yang sudah disalurkan kepada Gapoktan baik melalui dana APBN maupun APBD antara lain hand traktor, combine harvester, power thresher, peralatan penggilingan padi/RMU, alat pengering gabah serta bantuan sosial untuk opkup gabah petani sebesar masing-masing 1,9 M untuk 6 Gapoktan.

Sedangkan untuk masalah perijinan, sebanyak 8 Gapoktan sudah mendapatkan sertifikasi PD/ijin edar untuk komoditas beras. Sertifikasi PD dilaksanakan oleh OKKPD DIY, dengan pendampingan PMHP dari Kabupaten, mulai dari penyusunan proposal, penyusunan Doksistu sampai pengambilan sampel beras untuk uji laboratorium. 

Selanjutnya dilaksanakan kunjungan lapangan ke Gapoktan Panca Manunggal, Sogan, Wates. Bapak Margiyono selaku Unit Usaha menyampaikan beberapa hal mulai dari pembelian gabah petani sampai pengemasan beras. Disampaikan bahwa Gapoktan membeli gabah dari petani yang ada di Kabupaten Kulon Progo tidak terbatas yang ada dalam 1 kelompok, dimana dana yang digunakan adalah bantuan dari Kabupaten yang berupa bantuan sosial untuk opkup gabah. Gapoktan juga mendapatkan bantuan peralatan berupa combine harvester, RMU serta alat pengering gabah, yang semuanya masih digunakan dengan baik.

Gambar : Kunjungan Rombongan Dinas Tanaman Pangan HPKP Kab. Magetan ke Gapoktan Panca Manungal, Sogan, Wates

(edt. li@nt)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak