Tyto Alba si Pemburu Tikus

Senin, 1 Juli 2019 15:18:14 - Oleh : BPP Wates

Kapusluh Hadiri Seminar Regional Perhiptani dan KTNA DIY 2019 di Sleman

TEMU TEKNIS OPTIMALISASI LAHAN DENGAN "TURIMAN" DI BPP WATES

PEMBUKAAN PEDA KTNA DIY 2019

Kulon Progo Berjaya di "Lantip Trengginas" PEDA KTNA di Sleman

Gambar : Tyto Alba (sumber : beranibertani.wordpress.com)  
Tyto Alba mempunyai makanan spesifik berupa tikus sawah, tikus rumah, tikus got. Mengkonsumsi tikus 2 - 3 ekor permalam per ekor Tyto Alba. Juga memburu tikus untuk anakan di sarangnya. Burung ini merupakan burung pemangsa (raptor), yang memburu hewan lain untuk dimakannya. Kemampuan visual yang luar biasa dan pendengaran yang tajam, adalah bagian utama kemampuan berburu. Ditambah dengan cakar dan paruh, kemampuan terbang dengan senyap (tanpa suara), maka lengkaplah predator luar biasa ini.
Tyto alba sangat mengandalkan terbang tanpa suara dan pendengaran yang sangat kuat untuk menemukan mangsa. Lubang telinga berada sedikit di atas kepala dan memiliki sudut yang berbeda. Telinganya ditutupi oleh suatu bulu yang pendek, rapat dan fleksibel, yang berubah fungsi sebagai cakram pemantul suara. Hal ini memberikan Tyto Alba kemampuan pendengaran yang sangat sensitif dan terarah. Sehingga membuatnya mampu menemukan mangsa pada kondisi gelap total. Suara sayap teredam oleh tumpukan beludru pada permukaan bulunya dimana pada ujung bulu sayam memiliki sisir halus yang meredam suara kepakan sayap.
Tyto Alba menunggu mangsanya dengan bertengger, saat mangsanya ditemukan, burung akan terbang langsung, menjaga posisi kepala segaris dan menyambar mangsanya. Saat burung menarik kepala ke belakang, kakinya dijulurkan ke depan dengan cakar membuka lebar, dua ke depan dan dua ke belakang. Sekali tertangkap, mangsa kecil dibawa dengan paruh, atau segera dimakan. Mangsa besar dibawa dengan cakar.
Tyto Alba dewasa berburu sesaat setelah senja, dan perburuan berikutnya sekitar 2 jam menjelang fajar. Namun jika sedang membesarkan anak mereka akan aktif berburu sepanjang malam. Jika ada Tyto Alba berburu di siang hari, bisa diduga burung tersebut sedang mengalami kelaparan.
Memakan 5-10 Ekor per Malam
            Pada dasarnya kebutuhan konsumsi sekitar 1/3 dari berat tubuh. Apabila tikus tersedia banyak, untuk anaknya iduk Tyto Alba menyediakan tikus dalam jumlah berlebih. Untuk burung berumur 2 – 4 minggu, rata-rata konsumsinya sekitar 2 – 4 ekor tikus per malam. Untuk umur 3 – 5 minggu, mengkonsumsi sekitar 5 – 10 ekor per malam. (edt. li@nt)
Sumber : Sinar Tani Edisi 15 – 21 Agustus 2012 No. 3470 Tahun XLII

« Kembali | Kirim | Versi cetak