AKSI TIM URC POPT KULON PROGO DI WATES

Kamis, 24 Januari 2019 10:00:13 - Oleh : BPP Wates

Kapusluh Hadiri Seminar Regional Perhiptani dan KTNA DIY 2019 di Sleman

TEMU TEKNIS OPTIMALISASI LAHAN DENGAN "TURIMAN" DI BPP WATES

PEMBUKAAN PEDA KTNA DIY 2019

Kulon Progo Berjaya di "Lantip Trengginas" PEDA KTNA di Sleman

Tim URC POPT dan PPL BPP Wates siap beraksi  

 

 

Rabu, 23 Januari 2019, Tim Unit Reaksi Cepat Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (URC POPT) Kabupaten Kulon Progo melaksanakan pengamatan di Wilayah Kecamatan Wates. Tim ini URC POPT berjumlah 13 yang merupakan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman se wilayah Kabupaten Kulon Progo yang dalam pelaksanaan pengamatan di lapangan bersama dengan Penyuluh BPP Kecamatan Wates. Pengamatan dilakukan di lahan pertanaman padi di masing-maing desa se Kecamatan Wates.

Hasil pengamatan lapangan di peroleh hasil :

1.  Kelurahan Wates

-   Wilayah bulak KT. Tani Mulyo 1, 2; KT. Budhi Makmur dan KT. Ngudi Makmur : intensitas serangan hama putih/ hama putih palsu (HP/HPP) 17,77%; Populasi Wereng Punggung Putih (WPP)/ Wereng Batang Coklat (WBC) : 4,33 ekor/ rumpun.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,93 ekor/rumpun; Paedorus 0,13 ekor/rumpun; Capung 0,06 ekor/rumpun.

-  Wilayah bulak KT. Ngudi Lestari I, II, dan III : intensitas serangan HP/HPP 14,07%; Populasi WPP/WBC : 4,37 ekor/ rumpun.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,90 ekor/rumpun; Paedorus 0,13 ekor/rumpun; Capung 0,07 ekor/rumpun.

-   Kesimpulan dari hasil pengamatan di wilayah Kelurahan Wates adalah serangan OPT di dominasi oleh HP/HPP antara 14,07-17,77%; WASPADA adanya penetasan WPP dengan Populasi 4,33-4,37%.

-  Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah mengadakan tindakan preventif dengan penyemprotan agensia hayati + PGPR + Corynbacterium; pengaturan air (macak-macak).

 

2.  Desa Ngestiharjo

-   Wilayah bulak Ngestiharjo : intensitas serangan HP/HPP 14,85%; BLb 1,5%,; Penggerek Batang 1,5%.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,32 ekor/rumpun.

-  Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah mengadakan tindakan preventif dengan penyemprotan agensia hayati + PGPR + Corynbacterium; pengaturan air (macak-macak).

-   Untuk gejala Blas dapat menggunakan fungisida yang dapat diperoleh di Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo.    

 

3.  Desa Bendungan

-    Wilayah bulak Sempulur : intensitas serangan HP/HPP 16%

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,2 ekor/rumpun.

-  Wilayah Bulak Ngudi Makmur Manunggal VII : intensitas serangan HP/HPP 9%.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,2 ekor/rumpun; Paederus 0,08 ekor/rumpun.

-  Wilayah Bulak Ngudi Makmur Manunggal I : intensitas serangan HP/HPP 17%.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,2 ekor/rumpun, Capung 0,04 ekor/rumpun.

-  Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah mengadakan tindakan preventif dengan penyemprotan agensia hayati + PGPR + Corynbacterium.

4.  Desa Sogan

-  Wilayah bulak Sogan : intensitas serangan HP/HPP 2,28%; Penggerek Batang 0,36%; WPP 0,04%; kelompok telur keong mas.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,28 ekor/rumpun, Tomcat 0,12 ekor/rumpun; Belalang sembah 0,04 ekor/rumpun; dan capung 0,04 ekor/rumpun.

-   Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah pengembilan kelompok telur keong mas; pengurangan air; waspadai WPP dan dilakukan pengamatan mandiri secara rutin.

5.  Desa Karangwuni

-  Wilayah bulak Karangwuni : intensitas serangan HP/HPP 6,67%; Penggerek Batang 1,4%; WBC 0,013 ekor/ rumpun; Blas 3,4 %; BLB 1,18%; Lalat Bibit 1,93%; ulat 0,07 ekor/rumpun; kepinding 0,04 ekor/rumpun; 0,05 ekor/ rumpun.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,12 ekor/rumpun, Tomcat 0,053 ekor/rumpun; dan capung 0,04 ekor/rumpun.

-  Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah kondisi masih dalam aman, dilakukan pengamatan mandiri secara rutin, dan pengaturan air.

6.  Desa Kulwaru

Wilayah bulak Kulwaru : intensitas serangan HP/HPP 8,3%; Penggerek Batang 0,7%; WBC 0,7 %; WPP 2,1%.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 5,8 %, Tomcat 2,2%

- Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah kondisi masih dalam aman, dilakukan pengamatan mandiri secara rutin, pengurangan air, waspada WBC dan WPP, Pengendalian dengan agens hayati.

 

7.  Desa Giripeni

-   Wilayah bulak Kulwaru : intensitas serangan HP/HPP 22,5%; WBC 1,31 %.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 1,07%.

-   Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah Gerakan pengendalian HPP, Gerakan pengendalian rutin dengan agens hayati, pengaturan air.

8.  Desa Triharjo

-  Wilayah bulak Triharjo : intensitas serangan HP/HPP 16,1%;  WBC 1,52 %.

Musuh alami yang ditemukan antara lain : Laba-laba 0,7 ekor/rumpun.

-  Rekomendasi dari hasil pengamatan adalah Gerakan pengendalian HPP, Gerakan pengendalian rutin dengan agens hayati, pengamatan rutin secara mandiri dan pengaturan air.

 

Sumber : Evaluasi hasil pengamatan lapangan tim POPT dan PPL BPP Wates

Edt. #li@nt

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak