Perayaan Tahun Baru 2019 di Puncak Suroloyo Mempromosikan Kopi dengan Menggelar Acara Ngopi Bareng

Jum`at, 11 Januari 2019 11:32:53 - Oleh : Bidang Perkebunan

Kapusluh Hadiri Seminar Regional Perhiptani dan KTNA DIY 2019 di Sleman

TEMU TEKNIS OPTIMALISASI LAHAN DENGAN "TURIMAN" DI BPP WATES

PEMBUKAAN PEDA KTNA DIY 2019

Kulon Progo Berjaya di "Lantip Trengginas" PEDA KTNA di Sleman

Talkshow pengembangan kopi  

Dalam rangka mengisi acara menyambut tahun baru 2019 sekaligus mempromosikan wisata di Puncak Suroloyo dan olahan kopi dari petani di Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo menggelar acara "Ngopi Bareng di Perbukitan Menoreh Suroloyo". Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut antara lain lomba meracik kopi, talkshow pengembangan kopi di Kulon Progo, dengan nara sumber dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon progo, Pelaku usaha kopi dari Yogyakarta dan petani kopi dari Samigaluh. Kegiatan malam tahun baru tersebut dimeriahkan dengan pesta kembang api, Guyonan Punokawan dll. Bazar kopi dikuti oleh beberapa pengolah kopi dari Kulon Progo antara lain, produk kopi Star Prog dari Kecamatan Temon, Kopi Suroloyo dari Keceme, Gerbosari, Kopi Menoreh dari Bu Marwiyah Madigondo Sidoharjo, Kopi Bajing dari Pagerharjo, dll.

Dengan melihat berkembangnya produk olahan kopi dengan berbagai merk seperti kopi Suroloyo, kopi Menoreh, Star Prog, kopi Lingga, kopi Bajing, kopi Suling, kopi Uran, kopi Punggel, kopi Jebret, kopi Rohmat dlll yang dihasilkan masyarakat/petani kopi/ pelaku usaha kopi maka perlu diantisipasi ketersediaan bahan baku biji kopinya. Untuk maksud tersebut maka pada akhir tahun 2018 Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo telah menyalurkan bibit kopi Arabika sejumlah 7.500 batang kepada kelompok tani di Samigaluh dan Girimulyo. Harapannya tanaman baru ini bisa dikembangkan untuk mengganti tanaman tanaman kopi lama yang sudah tidak produktif lagi. Untuk mengembangkan usaha kopi dari hulu - hilir maka tahun-tahun mendatang akan diupayakan fasilitasi untuk kegiatan pengolahan kopi maupun perbaikan kondisi tanaman yang ada.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak